EVALUATION OF ANTIDIABETIC USAGE IN TYPE II DM PATIENTS AT PUBLIC HEALTH CENTRE OF SEI KEPAYANG BARAT ASAHAN DISTRICT

  • Yayuk Suyudi Rahayu Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Ratih Anggraeni Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Nurhaliza Tanjung Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
Keywords: antidiabetes, DM tipe II

Abstract

Diabetes Melitus merupakan suatu kondisi dengan gangguan metabolik karena organ pankreas gagal memproduksi hormon insulin. Kondisi ini digolongkan penyakit kronis karena berlangsung menahun. Diabetes melitus digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu DM tipe I, II, dan gestasional. Evaluasi penggunaan antidiabetes bertujuan untuk mendukung program pemerintah secara terstruktur dan berkesinambungan dalam hal mengontrol penggunaan obat diabetes secara kualitatif dan kuantitatif. Evaluasi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif berdasarkan tepat obat, tepat dosis, tepat indikasi, dan tepat pasien dengan hasil bahwa pravelensi pasien DM tipe II sering terjadi pada perempuan berusia 40-55 tahun. Evaluasi penggunaan antidiabetes di Puskesmas Sei Kepayang Barat terlaksana sesuai ketentuan dan mengacu pada Keputusan Mentri Kesehatan Tahun 2016.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulkadir, W. dan Azri, R. 2016. Interaksi Obat ADO dengan Antihipertensi pada pasien DM Tipe 2. SAINTEK. 8(4).

ADA. 2015. Standards of Medical Care in Diabetes-2015. Diabetes Care. 38: 1-93.

ADA. 2014. Executive summary: Standards of Medical Care in diabetes-2014. Diabetes Care. 37;1, S5-13.

Anief, M. 2006. Ilmu Meracik Obat. Yogyakarta: UGM Press.

Baka, N. 2014. Ketepatan Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Rumah Sakit “X” Surakarta Periode Januari-Juni 2013. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

IDAI. 2015. Konsensus Nasional Pengelolahan Diabetes Tipe 1.

IDF. 2019. IDF DIABETES ATLAS (9th ed.). BELGIUM: International Diabetes federation.

Jefri, J.P. 2016. Mendiagnosis Penyakit DM Menggunakan Metode Extreme Learning Machine. Jurnal ISD. 2(2).

Kasibu. 2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat dengan Tindakan Pemakaian Obat Resep dan Tanpa Resep Dokter di Kelurahan Kota Maksum II Kecamatan Medan Area. Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Univrsitas Sumatra Utara.

Kemenkes. 2014. PMK No 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta.

Kemenkes RI. 2020. Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi DM.

Li, Z. et al. 2020. Incidence Rate of Type 2 Diabetes Mellitus after Gestational Diabetes Mellitus: A Systematic Review and Meta-Analysis of 170,139 Women. Journal of Diabetes Research. Vol 2020.

Nurisnaini, R. 2018. Faktor Risiko Mempengaruhi Angka DM Tipe II. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Aisyiyah. ISSN 2477-8184 Vol 14.

PERKENI. 2015. Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta.

Rahmawati N.F, Helmyati S.,. Purwanto dan Yuliati E. 2014. Buku Saku Interaksi Obat dan Makanan. Yogyakarta: UGM Press.

Riset Kesehatan Dasar. 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.

Sari, N.P.W. 2016. DM: Hubungan Antara Pengetahuan Sensoris, Kesadaran Diri, Tindakan Perawatan Diri dan Kualitas Hidup. Ners Lentera. 4(1).

Xu, G. et al. 2018. Prevalence of Diagnosed type 1 and type 2 diabetes among US adults in 2016 and 2017: population based study. BMJ. (4): 362: k1497.

Wijayakusuma, H. 2004. Bebas Diabetes Mellitus Ala Hembing. Jakarta: Puspa Swara.

Published
2022-10-31
How to Cite
Rahayu, Y., Anggraeni, R., & Tanjung, N. (2022). EVALUATION OF ANTIDIABETIC USAGE IN TYPE II DM PATIENTS AT PUBLIC HEALTH CENTRE OF SEI KEPAYANG BARAT ASAHAN DISTRICT. JURNAL FARMASIMED (JFM), 5(1), 87-91. https://doi.org/10.35451/jfm.v5i1.1321