Analysis of Suboptimal Household Waste Management in Coastal Villages of Sungai Kampar, Bangkinang

Authors

  • Nabila Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Herniwanti Unversitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Roby Yandri Unversitas Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.35451/8nyj2p57

Keywords:

Household waste, Waste management , Riverside areas, Environmental health , Community behavior , Rural sanitation

Abstract

Household waste management is a crucial component of environmental health, particulary in rural riverside areas where limited facilities and poor community practices contribute to environmental degraduation. This study aims to identify the conditions and factors contributing to suboptimal household waste management in Sungai Tonang Village. A qualitative descriptive method was uses, involving field observations and semi- structured interviews with village officials, health workers, and residents. Data were analyzed thematically and verified through triangulation of interviews, observations, and supporting documents. The findings indicate that household waste management in the village remains inadequate, as residents commonly dispose of waste into the river, burn it, or bury it due to the lack of waste sorting facilities, temporary storage, and transportation systems. Community knowledge of proper waste management and the 3R concept is low, and the village lacks regulations or institutional structures to support waste management. This situation creaters environmental pollution and increases the potential for vector-borne diseases. The study concludes that ineffective waste management practices in Sungai Tonang Village pose a significant environmental health risk, highlighting the need for regulatory development, facility provision, and ongoing community education to support sustainable waste management practices. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Data Pendaftaran Fitofarmaka hingga September 2024, Jakarta: BPOM, 2024.

[2] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Laporan Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional Tahun 2023, Jakarta: KLHK, 2023.

[3] N. Aisy, R. Handayani, dan S. Pratama, “Dampak perilaku pembuangan sampah terhadap kualitas lingkungan di wilayah bantaran sungai,” Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 17, no. 1, pp. 45–53, 2025.

[4] I. Riyanti, M. Masruri, dan W. Wike, “Community synergy for clean rivers: A case study on household waste management in rural areas,” Agro Bali: Agricultural Journal, vol. 7, no. 3, pp. 691–707, 2024, doi: 10.37637/ab.v7i3.1662.

[5] B. R. Suseno, P. Gatra, R. M. D. Daulay, dan W. Buren, “The problem of waste in rivers and seas and their effects on water quality using the DPSIR method,” Journal, vol. 12, no. 1, 2023.

[6] L. Prasetyo dan H. Mulyani, “Faktor determinan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat,” Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 15, no. 2, pp. 112–120, 2024.

[7] B. Supriyadi, S. Anwar, dan T. Wibowo, “Perilaku pemilahan sampah rumah tangga di desa berkembang,” Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 23, no. 1, pp. 30–38, 2024.

[8] R. Dewi, Y. Sari, dan A. Nugroho, “Efektivitas program 3R dan bank sampah terhadap pengurangan timbulan sampah,” Jurnal Pengelolaan Lingkungan, vol. 12, no. 1, pp. 55–64, 2025.

[9] D. S. Dwinta, R. Zakaria, dan D. Andria, “Analisis perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Pulau Baguk Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil,” Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 9, no. 3, pp. 233–240, 2024, doi: 10.31943/afiasi.v9i3.406.

[10] Y. Waliki, I. Tjolli, dan H. Warami, “Perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga di Distrik Manokwari Timur Kabupaten Manokwari,” Jurnal, vol. 3, n.d.

[11] M. Sutalhis dan E. Novaria, “Analisis manajemen sampah rumah tangga di Indonesia: Literatur review,” Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, vol. 4, no. 2, pp. 97–106, 2024, doi: 10.51878/cendekia.v4i2.2800.

[12] B. Supriyadi, S. Anwar, dan T. Wibowo, “Pengaruh pemilahan sampah terhadap penurunan timbulan sampah residu di tingkat rumah tangga,” Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 24, no. 1, pp. 30–38, 2024.

[13] R. Dewi, Y. Sari, dan A. Nugroho, “Peran kelembagaan desa dalam keberhasilan pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” Jurnal Pengelolaan Lingkungan, vol. 13, no. 1, pp. 55–64, 2025.

[14] A. Suprapto, “Regulasi lokal dan pembentukan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah,” Jurnal Administrasi Kesehatan Lingkungan, vol. 10, no. 3, pp. 201–209, 2022.

[15] Y. Yuliana, P. Rahmawati, dan D. Kurniawan, “Hubungan kondisi persampahan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah permukiman,” Jurnal Epidemiologi Kesehatan Masyarakat, vol. 9, no. 2, pp. 112–120, 2024.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Analysis of Suboptimal Household Waste Management in Coastal Villages of Sungai Kampar, Bangkinang. (2026). JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG), 8(2), 832-839. https://doi.org/10.35451/8nyj2p57