Comparison of the Implementation of the Role of the Family Assistance Team (TPK) in the Prevention and Reduction of Stunting in Pulau Simardan and Bunga Tanjung Villages, Datuk Bandar Timur District, Tanjungbalai City in 2024

Authors

  • Aisiyah Hasibuan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Rahmad Gurusinga Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Ahmad Hafizullah Ritonga Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

DOI:

https://doi.org/10.35451/z0j4pf03

Keywords:

Family Assistance Team, Stunting, Program Implementation, Family Mentoring, Comparative Study

Abstract

This study aims to compare the implementation of the role of the Family Assistance Team (TPK) in the prevention and reduction of stunting in Pulau Simardan and Bunga Tanjung Villages, and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. The study employed a qualitative approach with a comparative phenomenological design. Data were collected through observation, document review, and in-depth interviews with 13 informants consisting of TPK cadres, target families, Family Planning Field Officers (PLKB), and neighborhood heads. Data were analyzed thematically and validated through source and method triangulation.The results indicate that TPK has carried out its mentoring functions routinely and systematically, including nutrition and health education, surveillance of at-risk families, facilitation of health service and social assistance referrals, psychosocial support, as well as recording and reporting through the Elsimil application. Home visits were conducted one to three times per month. Differences in regional characteristics influenced implementation strategies, where collective-based approaches were more effective in areas with strong social cohesion, while individual approaches were more suitable in areas with high population mobility. Supporting factors included basic training, the use of digital applications, and support from community leaders. The main obstacles were limited facilities and infrastructure, low incentives, and uneven digital literacy. This study recommends strengthening the technical and institutional capacity of TPK and integrating cross-sector coordination based on local data to enhance the effectiveness of stunting reduction acceleration programs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] T. U. H. Parapat, F. Widyaningsih, dan M. H. Sinaga, “Environmental health determinants related to the incidence of stunting in toddlers in the work area of the Siatas Barita community health center North Tapanuli Regency,” *J. Kesmas dan Gizi (JKG)*, e‑ISSN: 2655‑0849. [Online]. Tersedia: https://ejournal.medistra.ac.id/index.php/JKG/article/view/2345/1362.

[2] S. M. B. Bangun, I. Irmayani, dan B. Lubis, “The Impact of Financial Literacy and Household Food Security on the Prevention of Stunting among Toddlers in Lubuk Pakam Subdistrict, Deli Serdang Regency,” *Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)

[3] N. P. Astuti, D. Suryani, dan S. Wahyuni, "Motivasi Kader TPK dalam Pelaksanaan Pendampingan Keluarga Risiko Stunting," J. Pengabdian Kesehatan Komunitas, vol. 5, no. 3, pp. 75–82, 2022.

[4] S. Aulia, T. Rahman, dan D. Putri, "Efektivitas Komunikasi Interpersonal Kader Dalam Edukasi Stunting Berbasis Budaya Lokal," J. Komunikasi Kesehatan, vol. 15, no. 3, pp. 78–88, 2022.

[5] Badan Pusat Statistik, Kecamatan Datuk Bandar Timur dalam Angka 2023, Tanjungbalai: BPS Kota Tanjungbalai, 2023.

[6] Badan Pusat Statistik Kota Tanjungbalai, Kota Tanjungbalai Dalam Angka 2024, Vol. 25, Tanjungbalai, 2024. [Online]. Available: https://tanjungbalaikota.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/5583d23a0c64790470992aa3/kota-tanjung-balai-dalam-angka-2024.html.

[7] Bappenas, Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2021–2024, Jakarta: Bappenas, 2021.

[8] BKKBN, Pendampingan Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting, Jakarta, 2021. [Online]. Available: https://lms-elearning.bkkbn.go.id/pluginfile.php/22861/mod_resource/content/1/5.%20Buku%20Overview%20Pendampingan%20Keluarga%20Dalam%20Percepatan%20Penurunan%20Stunting.pdf.

[9] BKKBN, Modul Penggunaan Aplikasi Elsimil untuk TPK, Jakarta: BKKBN, 2022.

[10] Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak, "Stunting Adalah Gagal Tumbuh Akibat Kurangnya Antara Lain Asupan Gizi," Aug. 28, 2023. [Online]. Available: https://dppkbpppa.pontianak.go.id/informasi/berita/stunting-adalah-gagal-tumbuh-akibat-kurangnya-antara-lain-asupan-gizi.

[11] R. Fitriana, R. Suryani, dan R. Wulandari, "Analisis Implementasi Program Percepatan Penurunan Stunting melalui Peran Tim Pendamping Keluarga (TPK)," J. Kebijakan Kesehatan Indonesia, vol. 12, no. 1, pp. 45–56, 2023.

[12] N. Fitriyani dan M. Sari, "Analisis Struktural Terhadap Determinan Stunting di Perdesaan," J. Gizi dan Pembangunan Daerah, vol. 9, no. 1, pp. 12–22, 2021.

[13] L. W. Green dan M. W. Kreuter, Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach, 4th ed. New York: McGraw-Hill, 2005.

[14] Handayani, dkk., "Kelengkapan Sarana dan Keberhasilan Program Berbasis Komunitas," 2022.

[15] N. Harini, D. Suhariyanto, N. Indriyani, N. Novaria, A. Santoso, dan E. Yuniarti, "Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan," Amalee: Indonesia J. Community Res. Engagem., vol. 4, no. 2, pp. 363–375, 2023, doi: 10.37680/amalee.v4i2.2834.

[16] D. Husnaniyah, D. Yulyanti, dan R. Rudiansyah, "Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting," The Indonesian J. Health Sci., vol. 12, no. 1, 2020. [Online]. Available: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/TIJHS/article/view/485.

[17] Johns Hopkins University, Advocacy Strategies for Health and Development, Baltimore: Center for Communication Programs, 1990.

[18] Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pedoman Advokasi, Komunikasi, dan Mobilisasi Sosial dalam Program Kesehatan, 2018.

[19] Kementerian Kesehatan RI, Pedoman Pemantauan Tumbuh Kembang Anak, Jakarta: Direktorat Gizi dan KIA, 2021.

[20] Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, "Perlu Terobosan dan Intervensi Tepat Sasaran untuk Atasi Stunting," Jul. 21, 2023. [Online]. Available: https://www.kemenkopmk.go.id/perlu-terobosan-dan-intervensi-tepat-sasaran-lintas-sektor-untuk-atasi-stunting.

[21] Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, "Menuju Indonesia Emas 2045: Strategi Pengembangan SDM Unggul," Aug. 7, 2024. [Online]. Available: https://ekon.go.id/publikasi/detail/5912/pemerintah-fokus-tingkatkan-kualitas-sdm-untuk-indonesia-maju-2045.

[22] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia 2023 dalam Angka, Jakarta: Kemenkes RI, 2023. [Online]. Available: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/.

[23] Khatimah, K., "Dampak Stunting dalam Perekonomian di Indonesia," J. Inovasi Sektor Publik, vol. 2, no. 1, 2022. [Online]. Available: https://jurnal.uwp.ac.id/fisip/index.php/jisp/article/download/124/52.

[24] A. Lestari dan W. Harjanti, "Pentingnya Indikator Kinerja Dalam Evaluasi Program Kesehatan Masyarakat," J. Evaluasi Program, vol. 7, no. 2, pp. 156–163, 2022.

[25] D. Lestari dan K. Putra, "Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Keberhasilan Program Percepatan Penurunan Stunting," J. Kesehatan Anak, vol. 13, no. 3, pp. 178–185, 2021.

[26] T. Lestari dan M. D. Putra, "Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pemberdayaan Keluarga Risiko Stunting: Studi Implementasi Peran TPK di Kabupaten Sleman," J. Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 10, no. 3, pp. 211–220, 2021.

[27] F. N. Lubis dan S. D. Ayu, "Tantangan Budaya dalam Praktik Gizi Seimbang di Keluarga Risiko Stunting," J. Sosial dan Kesehatan Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 56–64, 2022.

[28] M. Maryuni, L. Handayani, H. Trustisari, dan W. Arti, BUTATING: Buku Pintar Cegah Stunting, Sidoarjo: BFS Medika, 2024. [Online]. Available: https://repository.binawan.ac.id/3488/.

[29] I. Matarru dan R. A. Mongan, "Skripsi: Faktor Sosial Ekonomi dan Perilaku terhadap Stunting," STIK Stella Maris, Oct. 24, 2023. [Online]. Available: http://repository.stikstellamarismks.ac.id/494/1/SKRIPSI%20Iriani%20Matarru%20C1614201073%20%26%20Risma%20Anggita%20Mongan%20C1614201087.pdf.

[30] J. F. McKenzie, B. L. Neiger, dan R. Thackeray, Planning, Implementing, and Evaluating Health Promotion Programs: A Primer, 7th ed. Pearson Education, 2017.

[31] S. Mulyani dan R. Fatimah, "Kepercayaan Tradisional Dan Praktik Gizi Pada Ibu Hamil Dan Balita," J. Antropologi Kesehatan, vol. 12, no. 4, pp. 234–241, 2020.

[32] I. Muyasyaroh, "Peran Tim Pendamping Keluarga dalam Pencegahan Stunting di Desa Paguyangan," UIN Saizu, 2024. [Online]. Available: https://repository.uinsaizu.ac.id/27901/1/Ismi%20Lu'luil%20Muyasyaroh_Peran%20Tim%20Pendamping%20Keluarga%20%28TPK%29%20Dalam%20Pencegahan%20Stunting%20Di%20Desa%20Paguyangan%20Kecamatan%20Paguyangan%20Kabupaten%20Brebes.pdf.

[33] L. Nuraini, S. Hartati, dan D. Y. Putra, "Evaluasi Peran Tim Pendamping Keluarga dalam Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Semarang," J. Kesehatan Reproduksi dan Gizi, vol. 11, no. 1, pp. 45–53, 2023.

[34] T. Nuraini, D. Sari, dan L. Pratiwi, "Komunikasi Lintas Sektor Dalam Implementasi Program Stunting Oleh Tim Pendamping Keluarga," J. Komunikasi Pembangunan, vol. 20, no. 1, pp. 45–52, 2023.

[35] D. Nutbeam dan A. Bauman, Evaluation in a Nutshell: A Practical Guide to the Evaluation of Health Promotion Programs, Sydney: McGraw-Hill, 2006.

[36] H. Prasetya dan S. Nurhayati, "Motivasi Kader Dalam Program Kesehatan Masyarakat: Studi Etnografi," J. Antropologi Sosial, vol. 15, no. 2, pp. 89–97, 2023.

[37] Promosi Kesehatan Puskesmas Lewolema Kabupaten Flores Timur, "Strategi Komunikasi Pencegahan Stunting," Mei 4, 2023. [Online]. Available: https://www.puskesmaslewolema.dinkes.florestimurkab.go.id/index.php/tentang-program/promkes/59-stunting-gizi.

[38] Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas, "Konsep Keperawatan Keluarga," 2025. [Online]. Available: https://puskesmasjatilawang.banyumaskab.go.id/page/23381/keperawatan-keluarga#:~:text=Duvall%20dan%20Logan%20(%201986%20)%20:,sosial%20dari%20tiap%20anggota%20keluarga.

[39] A. Puspasari dan F. Ramadhani, "Pentingnya Perencanaan Partisipatif Dalam Program Kesehatan Berbasis Komunitas," J. Perencanaan Pembangunan, vol. 14, no. 3, pp. 201–208, 2022.

[40] A. A. Putri, S. Rahman, dan T. Wulandari, "Peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) Dalam Pencegahan Stunting Di Kabupaten Muna Barat," J. Kesehatan Reproduksi, vol. 18, no. 2, pp. 123–130, 2022.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Comparison of the Implementation of the Role of the Family Assistance Team (TPK) in the Prevention and Reduction of Stunting in Pulau Simardan and Bunga Tanjung Villages, Datuk Bandar Timur District, Tanjungbalai City in 2024. (2026). JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG), 8(2), 1080-1091. https://doi.org/10.35451/z0j4pf03