Systematic Review: Effectiveness of Health Promotion in Preventing Non-Communicable Diseases in the Digital Era
DOI:
https://doi.org/10.35451/pma5bs21Keywords:
Digital Health Promotion, Non-Communicable Diseases, mHealth; Behavior Change, Systematic Literature ReviewAbstract
Noncommunicable diseases (NCDs) are the leading cause of death globally and continue to rise, including in Indonesia. Unhealthy lifestyle changes among the population are a major factor in the rise of NCDs, necessitating effective promotive and preventive strategies. With the advancement of digital technology, health promotion has undergone a transformation through the use of digital media such as mobile health (mHealth), social media, and short message service (SMS). However, the effectiveness of digital health promotion in preventing NCDs still yields mixed results. This study aims to enhance the effectiveness of digital health promotion in preventing NCDs through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method follows the PRISMA guidelines,
with a literature search based on data from Scopus, PubMed, and ScienceDirect for articles published between 2020 and 2025. Inclusion criteria included Scopus-indexed journals discussing digital interventions in health promotion, while articles in the form of opinions, editorials, and studies without empirical data were excluded. A total of 15 articles met the criteria and were analyzed narratively. The results indicate that digital health promotion is consistently effective in increasing public knowledge and awareness regarding NCD prevention. However, its impact on changes in health behavior remains variable. Mobile health (mHealth)-based interventions demonstrated higher effectiveness in increasing physical activity and reducing body mass index (BMI), while SMS-based interventions were shown to improve adherence to healthy eating patterns. In general, digital health promotion has moderate effectiveness in influencing public health behavior. The study’s conclusions indicate that digital health promotion is a promising strategy for NCD prevention, but requires further development—particularly in integrating behavioral change theory, enhancing user engagement, and ensuring equitable access to technology. Future research is recommended to develop more interactive, personalized, and sustainable interventions to enhance the effectiveness of long-term behavioral.
Downloads
References
[1] Organisasi Kesehatan Dunia. (2023). Penyakit tidak menular: Fakta-fakta penting . https://www.who.int/newsroom/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
[2] Organisasi Kesehatan Dunia. (2021). Laporan status global tentang penyakit tidak menular 2021. WHO Press.
[3] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022 . Kemenkes RI.
[4] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Nasional Riskesdas 2018 (Publikasi analisis terbaru 2021) . Kemenkes RI.
[5] Aghniya, R., Prasetyowati, P., & Puspitaningrum, EM (2025). Implementasi promosi kesehatan melalui edukasi dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. Jurnal Pengabdian Masyarakat , 4(2), 115–122.
[6] Lisna, L., & Mokodompit, EA (2025). Analisis penerapan strategi digital dalam program promosi kesehatan: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal RIGGS , 3(1), 45–56.
[7] Titus, I., Rafiludin, MZ, & Purnami, CT (2024). Intervensi penyakit tidak menular menggunakan media promosi digital kesehatan: Scoping review. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan , 7(2), 98–107.
[8] Herawati, T. (2024). Meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular melalui pendidikan promosi kesehatan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara , 2(1), 33–40.
[9] Rahman, H., Nurhidayah, I., & Sari, D. (2024). Promosi kesehatan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular. Jurnal Bakti Kesehatan , 5(1), 21–29.
[10] Maliangkay, KS, Katuuk, M., & Wowiling, F. (2023). Analisis peran promosi kesehatan dalam pencegahan penyakit tidak menular di Indonesia. Jurnal Medika Nusantara , 6(2), 77–85.
[11] Nasution, AH, & Siregar, R. (2023). Pemanfaatan media digital dalam promosi kesehatan di era revolusi industri 4.0. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia , 18(1), 45–52.
[12] Setiawan, D., & Putri, RM (2022). Efektivitas media sosial sebagai sarana promosi kesehatan dalam perubahan perilaku masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia , 17(2), 89–97.
[13] Ajzen, I. (2020). Teori perilaku terencana: Pertanyaan yang sering diajukan. Perilaku Manusia dan Teknologi Baru, 2 (4), 314–324. https://doi.org/10.1002/hbe2.195
[14] Bandura, A. (2022). Teori pembelajaran sosial (Edisi terbaru). Routledge.
[15] Bennett, GG, & Glasgow, RE (2020). Penyampaian intervensi kesehatan masyarakat melalui internet: Mewujudkan potensinya. Tinjauan Tahunan Kesehatan Masyarakat, 41 , 273–292.
[16] Free, C., Phillips, G., Watson, L., Galli, L., Felix, L., Edwards, P., … Haines, A. (2020). Efektivitas teknologi kesehatan mobile untuk meningkatkan proses penyampaian layanan kesehatan: Tinjauan sistematis dan meta-analisis. PLOS Medicine, 17 (1), e1001363.
[17] Katz, E., Blumler, JG, & Gurevitch, M. (2020). Penelitian tentang penggunaan dan kepuasan ditinjau kembali. Penelitian Komunikasi, 47 (2), 163–182.
[18] Kontos, E., Blake, KD, Chou, WYS, & Prestin, A. (2020). Prediktor penggunaan eHealth: Wawasan tentang kesenjangan digital dari Survei Tren Informasi Kesehatan Nasional. Jurnal Penelitian Internet Medis, 22 (7), e17784.
[19] Moorhead, SA, Hazlett, DE, Harrison, L., Carroll, JK, Irwin, A., & Hoving, C. (2021). Dimensi baru perawatan kesehatan: Tinjauan sistematis tentang penggunaan, manfaat, dan keterbatasan media sosial untuk komunikasi kesehatan. Jurnal Penelitian Internet Medis, 23 (4), e1933.
[20] Nesi, J., Choukas-Bradley, S., & Prinstein, MJ (2022). Transformasi hubungan teman sebaya remaja dalam konteks media sosial. Psikologi Perkembangan, 58 (1), 1–15.
[21] Peters, DH, Adam, T., Alonge, O., Agyepong, IA, & Tran, N. (2020). Penelitian implementasi: Apa itu dan bagaimana melakukannya. BMJ, 347 , f6753.
[22] Smith, A., & Anderson, M. (2021). Penggunaan media sosial pada tahun 2021: Implikasi untuk promosi kesehatan. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 26 (2), 95–102.
[23] Stephens, J., Allen, J., & Dennison, CR (2021). Intervensi kesehatan seluler untuk manajemen berat badan: Tinjauan sistematis. Jurnal Keperawatan Kardiovaskular, 36 (2), 120–129.
[24] Vandelanotte, C., Müller, AM, Short, CE, Hingle, M., Nathan, N., Williams, SL, … Maher, CA (2020). Masa lalu, masa kini, dan masa depan penelitian eHealth dan mHealth untuk meningkatkan aktivitas fisik dan perilaku diet. Jurnal Pendidikan dan Perilaku Gizi, 52 (3), 219–228.
[25] WHO. (2021). Laporan status global tentang penyakit tidak menular 2021. Organisasi Kesehatan Dunia.
[26] Wright, PJ, Tokunaga, RS, & Kraus, A. (2021). Konsumsi pornografi dan perilaku seksual remaja: Sebuah meta-analisis. Penelitian Komunikasi Manusia, 47 (3), 345–375.
[27] Zhao, J., Freeman, B., & Li, M. (2022). Dapatkah aplikasi telepon seluler memengaruhi perubahan perilaku kesehatan masyarakat? Tinjauan bukti. Jurnal Penelitian Internet Medis, 24 (3), e28715.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fikriyah Arfina Nainggolan, Agustatius Sitepu, Anna Tirawani Ambarita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright in each article is the property of the Author.





















