STUDI KASUS AKTIVITAS MENGGAMBAR DALAM MENGONTROL GEJALA HALUSINASI DI RSJ PROF. DR. SOERODJO MAGELANG

  • Novianti Saptarani Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Erna Erawati Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Angga Sugiarto Poltekkes Kemenkes Semarang
  • S Suyanta Poltekkes Kemenkes Semarang
Keywords: keperawatan jiwa, halusinasi, aktivitas menggambar

Abstract

Latar Belakang :halusinasi merupakan salah satu dari gejala gangguan jiwa yaitu dimana klien mengalami perubahan persepsi sensori : merasakan sensori yang tidak nyata berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, atau penghiduan. Intervensi pada halusinasi yaitu untuk mengontrol gejala pada halusinasi diantaranya dengan melakukan aktivitas menggambar.

Tujuan : tujuan penelitian ini untuk mengetahui asuhan keperawatan jiwa dengan perubahan persepsi sensori : hausinasi pendengran dengan intervensi aktivitas menggambar

Metode : penelitian ini menggunakan metode deskritif dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang dilakukan selama 5 hari pada klien rawat inap di RSJ Prof. dr. Soerojo Magelang, yang telah didiagnosa skizofrenia dengan fokus perubahan persepsi sensori halusinasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumen,. Instrumen penelitian menggunakan format PSYRAT (Psychotic Symptom Rating Scale) yang terdiri dari 11 pertanyaan dan format asuhan keperawatan jiwa.   

Hasil : dari penelitian terdapat penurunan gejala halusinasi setelah dilakukan aktivitas menggambar yang diukur dengan PSYRAT (Psychotic Symptom Rating Scale).

Kesimpulan : dalam menerapkan aktivitas gambar efektif untuk mengontrol gejala halusinasi, namun terdapat faktor faktor yang mempengaruhi aktivitas menggambar     

Downloads

Download data is not yet available.

References

Erawati E, Keliat, B,A., & Daulima, N. (2014). The validation of the Indonesian version of psychotic symtoms rating scale (PSTRAT). The cognitive bias questionnaire for psychosis (CBQP) and metavognitive ability questionnaire (MAQ). Internationall Journal Advaced of Nursing Sains (IJANS),3,(online). http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.1031.7337&rep=rep1&type=pdf. Diakses pada tanggal 21 November 2019.
Izazi, A. (2019). Asuhan Keperawatan Klien Skizofrenia Dengan Fokus Studikeperawatan jiwa, halusinasi, aktivitas menggambar Perubahan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran Di Rsj. Dr. Soerojo Magelang. Poltekkes Kemenkes Semarang
Katona, Cornelius, Cooper, Claudia, Robertson, Marry. (2012). At a Glance PSIKIATRI Edisi Keempat. PT Gelora Aksara Pratama: Elangga
Riskesdas. (2018). Badan Pelaksana Kesehatan Riset Kesehatan Dasar (online). http://www.kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf. Diakses pada tanggal 14 November 2019.
Sari, F, S., Hakim, R, L., Kartina, I., Saelan, Kusuma, A, N, H., (2018). Art Drawing Therapy Efektif Menurunkan Gejala Negatif dan Positif Pasien Skizofrenia,(online). http://stikeskusumahusada.ac.id/jurnal/index.php/JK/article/view/287/267
Diakses pada tanggal 14 November 2019
Sari, N, Y., Antoro, B., Setevani, N, G, P., (2019). Pengaruh Terapi Okupasi Terhadap Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Rawat Inap di Yayasan Aulia Rahma Kemiling Bandar Lampung,(online). http://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jkpbl/article/view/58
Diakses pada tanggal 14 November 2019
WHO. (2018). Mental Disorder, (online) from WHO: https://www.who.int/mental_health/management/schizophrenia/en/
Diakses pada tanggal 14 November 2019.
Wijayanti, N, M., Candra, I, W., Ruspawan, I., D., M. (2013). Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Terhadap Perubahan Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia. http://poltekkes-denpasar.ac.id/files/JURNAL%20GEMA%20KEPERAWATAN/DESEMBER%202014/ARTIKEL%20I%20Wayan%20Candra%20dkk,.pdf. (online). Diakses pada tanggal 28 januai 2020.
Published
2020-10-31
How to Cite
Saptarani, N., Erawati, E., Sugiarto, A., & Suyanta, S. (2020). STUDI KASUS AKTIVITAS MENGGAMBAR DALAM MENGONTROL GEJALA HALUSINASI DI RSJ PROF. DR. SOERODJO MAGELANG. JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF), 3(1), 112-117. https://doi.org/10.35451/jkf.v3i1.428