The Relationship Between Knowledge Of Therapeutic Diets And Dietary Adherence Among Cardiac Patients In The Inpatient Ward Of Sibuhuan Regional General Hospital

Authors

  • Annisa Kusuma Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Yenni Lestari Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Rismawati Hutapea Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Raisha Octavariny Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

DOI:

https://doi.org/10.35451/jkg.v9i1.3973

Keywords:

Dietary Adherence, Therapeutic Diets, Heart Patients, Nutrition Knowledge

Abstract

Heart disease requires therapeutic dietary management to control risk factors and prevent complications. Dietary compliance is greatly influenced by the patient’s level of knowledge regarding the importance of dietary management. This study aimed to determine the relationship between the level of knowledge about therapeutic diets and dietary compliance among heart patients in the inpatient ward of Sibuhuan Regional General Hospital. The study employed a cross-sectional design with a sample of 30 heart patients selected via purposive sampling. Data were collected using a questionnaire to measure the level of knowledge and dietary compliance. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents were female (70%), aged 41–60 years and over 60 years (43.3% each), had a secondary school education (36.7%), and had been on the diet for less than one year (53.3%). The majority had a good level of knowledge (63.3%), whilst the majority were compliant (76.7%). Bivariate analysis using the Chi-Square test yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant association between the level of knowledge regarding therapeutic diets and dietary compliance. Respondents with good knowledge were all compliant with the diet (63.3%), whilst respondents with poor knowledge were more likely to be non-compliant (13.4%). The conclusion of this study is that there is a significant association between the level of knowledge regarding therapeutic diets and dietary compliance in heart patients. Patients with good knowledge

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] World Health Organization. (2023). Cardiovascular diseases (CVDs). World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds

[2] Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan Nasional Riskesdas 2018 dan Profil Kesehatan Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

[3] Mahan, L.K., Raymond, J.L. and Escott-Stump, S. (2020) Krause’s food & the nutrition care process. 14th edn. St. Louis: Elsevier.

[4] Lichtenstein, A.H., Appel, L.J., Vadiveloo, M., Hu, F.B., Kris-Etherton, P.M., Rebholz, C.M., Sacks, F.M., Thorndike, A.N., Van Horn, L. and Wylie-Rosett, J. (2021) ‘2021 dietary guidance to improve cardiovascular health’, Circulation, 144(23),pp. e472–e487. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001031

[5] Riegel, B., Moser, D. K., Buck, H. G., Dickson, V. V., Dunbar, S. B., Lee, C. S., Lennie, T. A., Lindenfeld, J., Mitchell, J. E., Treat-Jacobson, D. J., & Webber, D. E. (2021). Self-care for the prevention and management of cardiovascular disease: A scientific statement from the American Heart Association. Journal of the American Heart Association, 10(17), e022216. https://doi.org/10.1161/JAHA.121.022216

[6] Glanz, K., Rimer, B.K. and Viswanath, K. (2019) Health behavior: theory, research, and practice. 5th edn. San Francisco: Jossey-Bass.

[7] Contento, I. R. (2016). Nutrition education: Linking research, theory, and practice (3rd ed.). Jones & Bartlett Learning.

[8] Miller, T. A., & DiMatteo, M. R. (2020). Inpatient nutrition education and patient compliance: A systematic review of cardiovascular outcomes. Journal of Cardiopulmonary Rehabilitation and Prevention, 40(4), 215–223. https://doi.org/10.1097/HCR.0000000000000512

[9] Young, L., & Kim, H. (2020). Educational disparities, health literacy, and family support in dietary adherence among hospitalized cardiac patients. Patient Education and Counseling, 103(8), 1540–1547. https://doi.org/10.1016/j.pec.2020.02.018

[10] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Panduan Tata Laksana Penyakit Jantung dan Program Pencegahan Kardiovaskular. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2023.

[11] R. Sari, N. Amelia, and A. Pratama, “Komposisi jenis kelamin pada pasien jantung rawat inap di rumah sakit umum daerah,” Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol. 12, no. 1, pp. 45–53, 2021.

[12] I. Rahmawati, H. Susanto, and B. Darmawan, “Perbedaan perilaku health-seeking behavior antara perempuan dan laki-laki dalam pengobatan penyakit jantung,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, vol. 14, no. 4, pp. 201–210, 2020.

[13] A. W. Putra, N. Santika, and K. Wijaya, “Perbedaan tingkat kepatuhan diet antara pasien perempuan dan laki-laki pada penyakit jantung kronis,” Jurnal Gizi dan Pangan, vol. 14, no. 3, pp. 155–163, 2019.

[14] H. Nababan, O. Sinaga, and K. Lim, “Distribusi usia pada pasien penyakit jantung yang menjalani rawat inap di rumah sakit daerah,” Jurnal Epidemiologi Kesehatan, vol. 11, no. 2, pp. 125–134, 2022.

[15] E. Yuliana, L. Fitriani, and D. S. Manurung, “Usia lanjut berhubungan dengan meningkatnya kejadian penyakit jantung akibat perubahan fisiologis tubuh dan pola hidup tidak sehat,” Jurnal Gerontologi Kesehatan, vol. 7, no. 3, pp. 220–229, 2021.

[16] N. S. Harahap, L. Manual, and M. Abdullah, “Hubungan usia dengan kepatuhan diet pada pasien penyakit jantung di ruang rawat inap rumah sakit,” Jurnal Medika Nusantara, vol. 12, no. 4, pp. 301–310, 2018.

[17] S. Notoatmodjo, Metodologi Penelitian Kesehatan, edisi revisi. Jakarta, Indonesia: PT Raja Grafindo Persada, 2018.

[18] M. Lubis, A. Nabila, and B. Santoso, “Perbedaan tingkat pengetahuan dan kepatuhan diet antara pasien dengan pendidikan menengah ke atas dan pendidikan rendah pada penyakit jantung,” Jurnal Kesehatan Vokasional, vol. 5, no. 2, pp. 67–76, 2020.

[19] D. Simanjuntak, M. Lubis, and B. Santoso, “Tingkat pendidikan berhubungan dengan kemampuan pasien memahami informasi diet dan pengobatan penyakit jantung,” Jurnal Pendidikan Medis, vol. 9, no. 3, pp. 178–187, 2021.

[20] M. Aritonang, R. Simbolon, and D. Kurniawan, “Pengaruh tingkat pendidikan terhadap kemudahan penerimaan edukasi gizi dan penerapan pola makan sehat pada pasien penyakit kronis,” Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, vol. 10, no. 3, pp. 210–219, 2019.

[21] R. Nasution, S. Pratiwi, and A. Battah, “Kebutuhan pendampingan dan edukasi intensif pada pasien baru yang menjalani diet terapeutik penyakit jantung,” Jurnal Keperawatan Indonesia, vol. 25, no. 1, pp. 56–65, 2022.

[22] R. M. Dewi, S. Nugroho, and H. Prasetyo, “Lama menjalani diet sehat berhubungan dengan tingkat adaptasi perilaku makan pada pasien penyakit kardiovaskular,” Jurnal Nutrisia, vol. 22, no. 1, pp. 45–54, 2020.

[23] A. Situmorang, R. M. Dewi, and S. Nugroho, “Lama menjalani diet berpengaruh terhadap kepatuhan pasien dalam menjalankan pola makan sehat penyakit kardiovaskular,” Jurnal Nutrisia Klinik, vol. 21, no. 2, pp. 98–107, 2019.

[24] R. Hidayat, L. Fitriani, and C. Wijaya, “Tingkat pengetahuan pasien penyakit jantung mengenai diet terapeutik di rumah sakit rujukan,” Jurnal Gizi Klinis Indonesia, vol. 17, no. 3, pp. 112–120, 2021.

[25] D. S. Manurung, A. Wiguna, and R. Kasturi, “Pengaruh edukasi tenaga kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pasien tentang diet penyakit jantung di rumah sakit,” Jurnal Pendidikan Kesehatan, vol. 8, no. 1, pp. 33–42, 2020.

[26] L. Fitriani, R. Hidayat, and C. Wijaya, “Tingkat pendidikan dan akses informasi kesehatan sebagai faktor dominan yang memengaruhi pengetahuan pasien tentang diet penyakit jantung,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 13, no. 2, pp. 89–98, 2019.

[27] S. Pratiwi, R. Nasution, and A. Battah, “Tingkat kepatuhan diet pada pasien penyakit jantung di ruang rawat inap rumah sakit umum,” Jurnal Medika Experimental, vol. 10, no. 2, pp. 88–97, 2022.

[28] N. Amelia, R. Sari, and A. Pratama, “Peran dukungan keluarga dan edukasi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan diet pasien penyakit jantung di Rumah Sakit Umum,” Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, vol. 9, no. 2, pp. 145–156, 2021.

[29] O. Sinaga, K. Lim, and H. Nababan, “Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien penyakit jantung di rumah sakit,” Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, vol. 16, no. 2, pp. 112–120, 2019.

[30] P. Wulandari, N. Siregar, and S. A. Hasibuan, “Hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien penyakit jantung,” Jurnal Kesehatan Kardiovaskular, vol. 12, no. 2, pp. 145–154, 2023.

[31] S. A. Hasibuan, D. Damaniar, and H. Ritonga, “Peluang kepatuhan diet pada pasien penyakit jantung dengan tingkat pengetahuan baik dibandingkan pengetahuan kurang,” Jurnal Ilmu Gizi, vol. 15, no. 1, pp. 22–31, 2021.

[32] N. Siregar, S. A. Hasibuan, and D. Damaniar, “Efektivitas edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam menjalankan diet terapeutik penyakit jantung,” Jurnal Gizi Indonesia, vol. 18, no. 1, pp. 34–43, 2020.

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

The Relationship Between Knowledge Of Therapeutic Diets And Dietary Adherence Among Cardiac Patients In The Inpatient Ward Of Sibuhuan Regional General Hospital. (2026). JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG), 9(1), 260-267. https://doi.org/10.35451/jkg.v9i1.3973

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2