FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI PADA IBU PASCA SALIN DI RSUD. DR PIRNGADI MEDAN

  • Vitrilina Hutabarat Institut Kesehatan Deli Husada
  • Stefani Anastasia Sitepu Institut Kesehatan Deli Husada
  • Novita Br Ginting Munthe
Keywords: Predisposing, enabling, reinforcing, breast milk factors

Abstract

Breast milk is the liquid produced by the secretion of the mother's breast gland, which is given to babies from birth for 6 months, without adding or replacing with other foods or drinks. The Indonesian government targets exclusive breastfeeding coverage of 80%. The results of the 2010 Riskesdas in North Sumatra only reached 20.2%. From year to year, it declined, especially in Medan.This study aims to determine the factors associated with breastfeeding in postpartum mothers at the RSUD. Dr. Pirngadi Medan in 2015.The study design used was cross sectional in the primary data consisting of 48 respondents. The study was conducted on March 28-April 28, 2015 using a questionnaire filled out by the respondents themselves. Analysis of the data used is chi square. The results showed that most of the middle age were 56.3%, secondary education was 64.6%, working IRT as much as 100%, delivery by sectio caesarea as much as 70.8%, knowledgeable as much as 79.2%, sources of information from officers health as much as 62.5%, and those who received support as much as 83.3%. Proportion of breastfeeding to postpartum mothers at Dr. Pirngadi Medan is 83.3%, has more fulfilled the national target (80%). Factors related to breastfeeding in this study were knowledge (predisposing factors), sources of information (enabling factors) and husband / family support (reinforcing factors). From the results of this study it can be concluded that good knowledge (predisposing factors), sources of information from health workers (enabling factors) and husband / family support (reinforcing factors) can influence breastfeeding in postpartum mothers. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, G. (2012). Determinan Pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja di Kementerian Kesehatan RI. Diambil tanggal 21 Juni 2015 dari www.doctos.com

Arini, H. (2012). Mengapa Seorang Ibu harus Menyusui. FlashBooks: Jogjakarta.

Ariani. (2009). Ibu Susui aKu. Khazanah Intelektual Anggota IKAPI: Bandung.

Arif Nurhaeni. (2009). ASI dan Tumbuh Kembang Bayi. Medpress : Yogyakarta.

Arikunto Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Revisi VI). PT Rineka Cipta: Jakarta.

Darwis, S.D. (2003). Metode Penelitian Kebidanan Prosedur,Kebijakan dan Etika. EGC: Jakarta.

Gustina, Ismail.,R & Roselina,.E. (2008). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian kolostrum 24 jam pertama pada ibu post partum di RS Persahabatan Jakarta.

Hidayat Aziz. (2010). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika: Jakarta.

IDAI. (2008). Bedah ASI. Balai Pennerbit FKUI: Jakarta.

Josefa.,K.,G & Margawati.,A.(2011). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemberian ASI. Artikel. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Kementerian Kesehatan RI. (2010). Pedoman Pekan ASI Sedunia (PPAS). KKRI: Jakarta

King Savage, F. (1993). Menolong Ibu Menyusui. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Kodrat Laksono. (2010). Dahsyatnya ASI dan Laktasi. Media Baca: Yogyakarta.

Moody, J. dkk. (2006). Menyusui cara mudah praktis dan nyaman. Arcan: Jakarta.

Machfoedz Ircham. (2010). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Bidang Kesehatan, Keperawatan, Kebidanan, Kedokteran. Fitramaya: Yokjakarta.

Mochtar, R. (1998). Sinopsis Obstetri. Ed- 2. Jakarta: EGC

Notoatmodjo Soekidjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.

Notoatmodjo Soekidjo. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Rineka Cipta: Jakarta.

Notoatmodjo Soekidjo.(2005).Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.

Prawirahardjo, S. (2002). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Bina Pustaka: Jakarta.

Proverawati, A., & Rahmawati, E. (2010). Kapita Selekta ASI dan Menyusui. Nuka Medika: Yogyakarta.

Prasetyono, D.S. (2012). Buku Pintar ASI Eksklusif. Diva Press: Jogjakarta.

Riyadi., S.Y. (2012). Indonesia Cinta Sehat, Hari Kesehatan Nasional Ke-48. Diambil tanggal 20 desember 2012 dari http://www.google.com/search?q=angka+kematian+tahun+2012. Pdf

Riskesdas. (2010). Laporan riskesdas 2010. Diambil tanggal 21 Juni 2015 dari http:sites/download/buku-laporan/lapnesriskesdas2010/laporan-riskesdas-2010.pdf

Roesli, U. (2009). Panduan Praktis Menyusui. Pustaka Bunda: Jakarta.

Roesli, U. (2008). Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda: Jakarta.

Rukiyah., Yulianti., & Liana. (2011). Asuhan Kebidanan III (Nifas). CV Trans Info Media: Jakarta.

Sastroasmoro, S & Ismael, S. (2011). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. CV Sagung Seto: Jakarta.

Sihotang, N.A dan Siregar, F.L.S.(2012). Panduan penulisan karya tulis ilmiah. Medan: tidak dipublikasikan.

Soetjiningsih. (1997). ASI Petunjuk untuk Tenaga Kesehatan. EGC: Jakarta.

Solihah. Dkk. (2007). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI dalam satu jam pertama setelah lahir di kabupaten Garut provinsi Jawa Barat. Artikel. Politeknik kesehatan Jakarta.

Sugiono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. CV Alfabeta: Bandung.

Weni Kristiyansari. (2009). ASI Menyusui dan Sadari. Nuha Medika: Yogyakarta.

Published
2019-04-29
How to Cite
Hutabarat, V., Sitepu, S., & Munthe, N. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI PADA IBU PASCA SALIN DI RSUD. DR PIRNGADI MEDAN. JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK), 1(2), 12-22. https://doi.org/10.35451/jkk.v1i2.124