EDUCATION AND DETECTION OF URIC ACID OF BANDAR KLIPPA COMMUNITY IN PERCUT SEI TUAN DISTRICT, 2022

EDUCATION AND DETECTION OF URIC ACID OF BANDAR KLIPPA COMMUNITY IN PERCUT SEI TUAN DISTRICT, 2022

  • Suprianto Suprianto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan
  • Samran Samran Fakultas Farmasi, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam, Indonesia
  • Debi Meilani Fakultas Farmasi, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam, Indonesia
Keywords: Penyuluhan, Pengecekan, Kadar Asam Urat

Abstract

Asam urat sebagai hasil metabolisme senyawa purin atau xanthin, peningkatan konsumsi senyawa purin atau xanthin menyebabkan akumulasi kristal dari senyawa asam urat dengan notabene sukar larut dalam air. Asam urat darah dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya makanan kaya purin dan xanthin, suku, physic activity, supply alkohol, dan usia. Darah hanya mampu menampung sampai tingkat tertentu, kadar melebihi daya larut, di atas 6,8 mg/dl disebut hiperurisemia, Hiperurisemia bisa berlangsung lama dan sebagian bias menjadi artritis gout. Gout dikenal sebagai penyakit yang dapat menyebabkan penderita mengalami nyeri yang hebat pada sendi. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode penyuluhan dan pemeriksaan kadar asam urat darah peserta. Masyarakat diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang kadar asam urat darah sehingga mengurangi resiko Gout. Serta mengetahui kadar asam urat darah peserta pada saat pengecekan.

References

Aktarina, Dewi. 2019. “Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Gout Di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Kariadi Semarang Tahun 2017.” Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Arjani, Sri, Ida Ayu Made, Nyoman Mastra, and I. Wayan Merta. 2018. “Gambaran Kadar Asam Urat Dan Tingkat Pengetahuan Lansia Di Desa Samsam Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan.” Meditory: The Journal of Medical Laboratory 6(1):2338 – 1159.

BPS Kabupaten Deli Serdang. 2020. Kabupaten Deli Serdang Dalam Angka 2020. BPS Kabupaten Deli Serdang.

Indonesia, Perhimpunan Reumatologi. 2018. Pedoman Diagnosis Dan Pengelolaan Gout. Perhimpunan Reumatologi Indonesia, Jakarta.

Muhajir, Nurlaili Farida, Subrata Tri Widada, and Buton Afuranto. 2014. “Hubungan Antara Usia Dengan Kadar Asam Urat Darah Di Laboratorium Puskesmas Srimulyo, Triharjo, Sleman, Yogyakarta Tahun 2012.” Jurnal Kesehatan Gubayo 1(1):40–45.

Ndede, Vechya Z. L. P., Wenda Oroh, and Hendro Bidjuni. 2019. “Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Artritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranotana Weru.” Jurnal Keperawatan 7(1):1–8.

Nisya, Putri khairan. 2019. “Gambaran Hasil Pemeriksaan Kadar Asam Urat Pada Wanita Menopause Di Lingkungan XIV Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan.” Poltekes Kemenkes Medan.

Puspasari, Kiki, Ali Khomsan, and Faisal Anwar. 2017. “Kadar Asam Urat Suku Serawai Dan Suku Jawa Di Kabupaten Kepahiang.” Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Universitas Hasanuddin 13(2):152–56.

Saluy, Priscillia. 2019. “Analisis Perbandingan Asam Urat Berdasarkan Pola Makan Pada Vegetarian Dan Non Vegetarian Di Minahasa.” Jurnal Skolastik Keperawatan 5(1):73–84.

Saputro, Onny Hernik, and Husnun Amalia. 2018. “Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kadar Asam Urat Darah Pada Lansia.” Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti 3(2):45–50.

Siregar, Fadhila Nurjannah. 2019. “Gambaran Kadar Asam Urat Pada Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Yang Rawat Jalan Di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2018.” Poltekes Kemenkes Medan.

Syarifuddin, Lia Aprilia, A. Mushawwir Taiyeb, and Muh Wiharto Caronge. 2019. “Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Asam Urat Dalam Darah Pada Penderita Asam Urat (Gout) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sabbangparu Kabupaten Wajo.” in Seminar Nasional Biologi.

Welkriana, Putri Widelia, Halimah Halimah, and Ahmat Redyansya Putra. 2017. “Pengaruh Frekuensi Minum Kopi Terhadap Kadar Asam Urat Darah.” Bioedukasi 8(1):83–89.

Yankusuma, Ditya, and Pradita Putri. 2016. “Pengaruh Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Di Desa Malanggaten Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.” Jurnal Ilmu Kesehatan Kosala 4(1):90–96.

Published
2022-12-31