HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN

  • Irma Nurianti Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Ika Nur Saputri Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
  • Betharia Crisdayanti Sitorus Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
Keywords: husband’support, anxiety, pregnant women

Abstract

 

Anxiety is an emotional disorder that is often experienced by pregnant women. Anxiety has a negative impact on pregnant women such as stunted fetal growth, weakening uterine muscle contractions, the risk of giving birth to premature babies, and influencing the growth and development of children. Anxiety problems that often occur due to unconformity of the mother's thoughts about the attention she gets that can trigger the level of pain in the mother increases. This study aims to determine the relationship of husband support with the anxiety of pregnant women in dealing with childbirth at the Nining Pelawati Clinic, Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang in 2020. This type of quantitative research is cross sectional design. The population in sampling uses purpose sampling with a sample size of 20 people. Data collection by questionnaire. Data analysis was performed univariate, bivariate with the Chi-Square test at 95% confidence level, α = 5%. The results of the analysis showed that the relationship between husband's support and the anxiety of pregnant women in facing labor at the Nining Pelawati Clinic Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang in 2020 with a p value of 0.040. It is recommended to the husband to provide support to his wife when she will face labor during pregnancy.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Atiq. (2012). Synopsis Psikiatri. Jakarta: BinasaAksara.

Aprianawati, R.B dan Sulistyorini, I.R. (2007). Hubungan antara dukungan keluarga dengan kecemasan ibu hamil menghadapi kelahiran. Jurnal Psikologi Vol 6, No. 4 Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

Arifin. (2015). Hubungan Dukungan Keluarga pada Ibu Hamil, Purwakarta: Media Cetak.

Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praaktek.Jakarta: Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, Saifuddin. (2010). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bobak, L. (2016). Keperawatan Materinitas. Jakarta: EGC.

Dahlan, MS. (2014). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi Menggunakakn SPSS, 6ed, Epidemiologi Indonesia, Jakarta: Salemba Medika.

Dinkes Sumatera Utara. (2014). Profil Dinas Kesehatan Sumatera Utara. http://www.depkes.go.id Diakses pada tanggal 18 Mei 2019.

Dewi, dkk (2014). Hubungan pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan ibu hamil di Seluruh Wilayah Kerja Puskesmas Singosari, Kabupaten Malang. Malang: Jurnal Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. (2015). Angka Kelahiran Yogyakarta: Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktorat Kesehatan Keluarga. (2016). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, Jakarta: EGC.

Evayanti. (2015). Federasi Obstetri dan Ginekologi Internasional, Cikarang: Salemba Medika.

Fitriany. (2011). Pengaruh Karakteristik Ibu Dan Dukungan Suami Terhadap Pemeriksaan Kehamilan Di Kecematan Kuta Cot Gile Kabupaten Aceh Besar. Thesis. Universitas Sumatera Utara. Tidak Dipublikasikan.

Herawati. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori Dan Praktik Keperawatan. Yogyakarta: Salemba Medika.

Hidayati, N. (2013). Hubungan Dukungan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil dalam Proses Persalinan di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tidak dipublikasikan.

Kaplan dan Sadock. (2010). Gangguan Psikiatri Pada Wanita Hamil, Jakarta: Media Loyal.

Kartono. (2012). Perubahan Fisik dan Psikis pada Ibu Hamil, Medan: Setia Pustaka.

Kesehatan RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia. http://www.depkes.go.id Diakses pada Tanggal 09 Mei 2019.

Kholil, L.R. (2010). Kesehatan Maternal. Purwokerto: Fajar Media Press.

Maharani, T,I. (2010). Hubungan Antara Dukungan Suami dan Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Ketiga. Jurnal Ilmiah Psikologi. Volume 2, No. Diakses pada 7 Desember 2018.

Manuaba. (2007). Buku Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC.

Maryuni Anik. (2016). Manajemen Kebidanan Terlengkap. Jakarta. CV. Trans Info Media.

Missyati. (2015). Kehamilan dan Persalinan. Mojokerto: Media Tama.

Mochttar Rustam. (2018). Sinopsis Obstetri, Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi, Jilid I. Jakarta: EGC.

Narulita dan Hargi. (2013). Perubahan Fisik dan Psikis Pada ibu Primigravida, Bandung: Dian rakyat.

Notoatmodjo Soekidjo. (2014). Metode Penelitian, Rineka.Jakarta: Rineka Cipta.

Nur Widya. (2018). Hubungan Pendampingan Suami Terhadap tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida, Yogyakarta. Jurnal Kebidanan: fakultas Ilmu Kesehatan.

Prawihardjo. (2012). Penanganan Tentang AKI dalam Proses Persalinan, Bekasi: Surya Pelita.

Pusat Komunkasi Publik. (2008). Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu, Sentul: Puskom.

Putu Prema Diani dan Luh Kadek pande Ary Susilawati (2013). Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Istri yang Mengalami Kecemasan Pada Kehamilan di Kabupaten Gianyar. Jurnal Psikologi Udayana. Vol.1, No. 1, 1-11-2017.

Riskesdas. (2015). Kesehatan Masyarakat, Purwoharjo: Pt. Media ekspo.

Riyanto Agus. (2018). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan Yogyakarta: Nuha Medika.

Sari, E. (2014). Dukungan suami dengan Tingkat Kecemasan pada Ibu Primigravida dalam Menghadapi Persalinan di RSUD Dr. wahidin Sudirohusodo Mojokerto 2014. Skripsi. Mojokerto: Poltekekkes Majapahit. Diakses pada tanggal 10 Mei 2018. http://www.repostory.poltekkesmajapahit.ac.id/index.php/PUB-KEB/article/viewFile/193/163.

SDKI. (2012). Angka Kematian Ibu. Diakses 15 November 2017. www.sumbarprov.go.id/images/media/angka%20kematian%20ibu%20melahirkan.

Stuart, & Sundeen. (2008). Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 4. Jakarta: EGC.

Published
2021-04-30
How to Cite
Nurianti, I., Saputri, I. N., & Crisdayanti Sitorus, B. (2021). HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN. JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK), 3(2), 163-169. https://doi.org/10.35451/jkk.v3i2.493